RAPAT KOORDINASI TPPS DALAM RANGKA REVIEW PELAKSANAAN 8 AKSI KONVERGENSI STUNTING KABUPATEN OKU SELATAN

Rabu/20 Maret 2024, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) menggelar Rapat Koordinasi TPPS dalam rangka Review Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Stunting Kabupaten Oku Selatan yang dilaksanakan di Aula Serasan Seandanan. Rapat di buka dan disambut oleh Wakil Bupati OKU Selatan H. Sholehien Abuasir, S.P.,M.Si., dan dihadiri TP PKK Kabupaten, Kanmenag, Para Perwakilan OPD, Para Camat dan Kepala Desa, UPT Puskesmas serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya Wakil Bupati menyampaikan dalam upaya percepatan penurunan stunting perlu akselerasi dan perubahan fundamental yang dilakukan dari hulu. Kebijakan yang mengatur harus dilakukan mulai pra nikah, kehamilan, masa kehamilan dan masa interval sebagai upaya pencegahan. Perlu adanya komitmen Pemerintah mulai dari Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota sampai Desa merupakan kunci keberhasilan dalam percepatan penurunan stunting. Serta adanya koordinasi di setiap daerah sampai tingkat desa mutlak harus dilakukan dan merupakan kunci keberhasilan dalam pelaksanaan konvergensi stunting.

Selanjutnya Kepala Dinas PPKB-PPPA Kabupaten OKU Selatan Umu Manazilawati,S.K.M.,M.M., juga ungkapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka menengah Nassional ( RPJMN) 2020- 2024, pemerintah menargetkan Prevalensi Stunting pada anak bawah usia 2 tahun menjadi 14% melalui pencegahan dan penurunan Stunting pada sasaran Strategis ibu hamil dan anak berusia 0-23 bulan atau rumah tangga 1000 HPK.

Berdasarkan hasil survey SSGI ( Studi Status Gizi Indonesia) Prevalensi balita Stunting di Kabupaten OKU Selatan Tahun 2021 sebanyak 24,8 % dan di tahun 2022 turun sebanyak 5,5% menjadi 19,4%. Target nasional pada tahun 2024 sebanyak 14%. Sebagai salah satu bentuk komitmen untuk mempercepat penurunan stunting, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No.72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting pemerintah Indonesia telah menetapkan stunting sebagai isu prioritas nasional.