PELATIHAN KETERAMPILAN UMKM KOPI VARIAN RASA DAN KEMASAN

 

Usaha mikro kecil menengah mempunyai peran penting dan strategis dalam pembangunan nasional dan daerah. Selain berperan dalam pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja, UMKM juga berperan dalam mendistribusikan hasil-hasil pembangunan.

Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memiliki peranan penting dalam perekonomian di indonesia. UMKM Memiliki proporsi sebesar 99,99% dari total keseluruhan pelaku usaha di indonesia atau sebanyak 56,54 juta unit. Usaha mikro, kecil, dan menengah telah mampu membuktikan eksistensinya dalam perekonomian di indonesia. Ketika badai krisis moneter melanda indonesia di tahun 1998 usaha berskala kecil dan menengah yang relatif mampu bertahan dibandingkan perusahaan besar. Karena mayoritas usaha berskala kecil tidak terlalu tergantung pada modal besar atau pinjaman dari luar dalam mata uang asing. Sehingga, ketika ada fluktuasi nilai tukar, perusahan berskala besar yang secara umum selalu berurusan dengan mata uang asing adalah yang paling berpotensi mengalami imbas krisis.

UMKM saat ini dianggap sebagai cara yang efektif dalam pengentasan kemiskinan. Dari statistik dan riset yang dilakukan, UMKM mewakili jumlah kelompok usaha terbesar. UMKM telah diatur secara hukum melalui undang-undang nomor 20 tahun 2008 tentang usaha mikro, kecil dan menengah. UMKM Merupakan kelompok pelaku ekonomi terbesar dalam perekonomian indonesia dan terbukti menjadi katup pengaman perekonomian nasional dalam masa krisis, serta menjadi dinamisator pertumbuhan ekonomi pasca krisis ekonomi. Selain menjadi sektor usaha yang paling besar kontribusinya terhadap pembangunan nasional, UMKM juga menciptakan peluang kerja yang cukup besar bagi tenaga kerja dalam negeri, sehingga sangat membantu upaya mengurangi pengangguran.

Perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah menjadi bagian penting dari pengembangan ekonomi kabupaten ogan komering ulu selatan. Kegiatan UMKM di Kabupaten ogan komering ulu selatan tumbuh berkembang, namun relatif lambat. Jumlah UMKM sampai dengan tahun 2016 sebanyak 2.849 UMKM, dengan jumlah omzet mencapai Rp. 301,513,350,000 dan penyerapan tenaga kerja mencapai 5.629 tenaga kerja. (lihat tabel 1.

Tabel 1.1
Jumlah UMKM di kabupaten Ogan komering Ulu Selatan
Tahun 2010-2016

JENIS 2011 2012 2013 2014 2015 2016
Jumlah UMKM (Unit) 301 355 379 518 1610 2849
Nilai Modal Kerja & investasi UMKM (Rp. Juta) 19.790 26.340 35.376 926.934 112,045,115,018 171,758,847,500
Nilai Omzet UMKM (Rp. Juta) 27.790 78.515 14.401 691.277,2 187,918,100,007 301,513,350,000
Penyerapan tenaga kerja UMKM (Orang) 678 710 854 1.539 2721 5629

Sumber : Dinas Koperasi UKM, Perindustrian, Pasar dan Perdagangan Kab OKU Selatan Tahun 2016

 

Guna memaksimalkan perkembangan dan peningkatan daya saing UMKM di kabupaten Ogan komering ulu selatan, maka perlu adanya inovasi pada hasil pproduksi UMKM tersebut, khususnya UMKM yang bergerak di bidang produksi kopi bubuk. Pengertian inovasi disini adalah menciptakan suatu produk baru yang berbeda untuk diperkenalkan di pasaran, dimana hal ini merupakan strategi yang umum dilakukan, namun tantangannya terletak pada kegigihan dan keinginan untuk menghasilkan produk yang benar-benar inovatif dan diterima oleh pasar.

Berdasarkan hal tersebut diatas, maka BAPPEDA LITBANG melalui Bidang Penelitian dan pengembangan mengadakan pelatihan keterampilan UMKM Kopi Varian Rasa dan kemasan Tahun 2017, yang diharapkan hasil dari pelatihan ini dapat memberikan kontribusi yang cukup signifikan guna memajukan perkembangan UMKM kopi di kabupaten Ogan komering Ulu Selatan.

  • Maksud dan Tujuan

Adapun maksud dan tujuan dari kegiatan pelatihan keterampilan UMKM Kopi, Varian Rasa dan kemasan ini antara lain sebagai berikut :

  1. Menciptakan varian rasa dan kemasan baru bagi pelaku UMKM kopi bubuk di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan
  2. Memberikan peningkatan kualitas sumber daya manusia UMKM Kopi Bubuk di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan
  3. Memberikan positif input bagi pemerintah daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan terkait UMKM Kopi Bubuk

Februari 2018