Koordinasi Penyusunan Startegi Percepatan Peningkatan IPM

Rapat koordinasi penyusunan strategi percepatan peningkatan IPM Tahun 2021-2026 yang dilaksanakan di ruang rapat Bappeda Litbang pada hari Rabu 9 Juni 2021, di pimpin oleh Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Litbang Kabupaten OKU Selatan Zulkhaidir Syah, SE dan di hadiri oleh Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Dinas DPPKBPPPA, BKPSDM dan BPS Kabupaten OKU Selatan.
Strategi Percepatan Peningkatan IPM Bidang Ekonomi
1. Pengembangan ekonomi kreatif.
2. Meningkatkan akses golongan masyarakat bawah dalam kegiatan ekonomi masyarakat produktif.
3. Peningkatan anggaran kemitraan (CSR) dari dunia usaha.
4. Membangun Lembaga kredit mikro untuk masyarakat miskin
5. pemberdayaan masyarakat miskin dengan cara tribina, yaitu: bina manusia, bina lingkungan, dan bina usaha
6. Menciptakan paket-paket usaha pedesaan menuju kemandirian pedesaan, kelestarian lingkungan, ekowisata pedesaan. Misalnya: mengembangkan potensi wisata, mencanangkan desa wisata, paket usaha kompos organik, paket pertanian organik, paket energi pedesaan, dan lain-lainnya.
7. Menggalakkan usaha-usaha informil berbasis bahan bekas dan “used material” lainnya, misal: bisnis kertas bekas, plastik bekas, barang rongsokan. Sekaligus dalam rangka reduce, reuse, recycle, dan zero waste.
8. Pendampingan dan pembinaan beberapa usaha mikro masyarakat sebagai percontohan di tiap Kecamatan dengan membangun kompetisi yang sehat.
9. Gerakan Masyarakat Hidup Sederhana,
10. Persentase (%) pagu indikatif APBD harus lebih fokus kepada program-program akselerasi peningkatan daya beli masyarakat.
11. Menekan laju pertumbuhan penduduk baik alami maupun migrasi.

 Keberhasilan pembangunan manusia ditentukan oleh keberhasilan semua dimensi. Keberhasilan satu dimensi tidak dapat menutupi kekurangan dimensi lainnya.
 Peningkatan fasilitas kesehatan dan perilaku hidup sehat pada semua kalangan
 Perlunya meningkatkan partisipasi sekolah khususnya penduduk usia 16-18
 Dalam rangka meningkatkan rata-rata lama sekolah, perlu mendorong penduduk usia 25+ untuk melanjutkan pendidikan
 Daya beli masyarakat sangat dipengaruhi oleh kondisi makro ekonomi.
 Menuju masyarakat OKU Selatan yang berkualitas dengan capaian IPM yang tinggi.