Muaradua – Bupati OKU Selatan Popo Ali M.,B.Commerce dan Wakil Bupati OKU Selatan Sholehien Abuasir, SP.,M.Si. kemarin hadir langsung untuk bersilaturahmi dengan seluruh Pegurus Pembina Adat dan Pemangku Adat Kecamatan.Acara ini dilanjutkan dengan Pemberian secara simbolis Alat Alam Gemesir, dan Penyaluran Dana Operasional Triwulan III Tahun 2020. Acara ini sendiri digelar di Aula Pemerintah Kabupaten OKU Selatan dan diikuti oleh para pemangku adat Kecamatan Se Kabupaten OKU Selatan dan juga dihadiri oleh Ketua Pelaksana Dewan Pembina Adat Kabupaten OKU Selatan, H. Hasan MK.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten OKU Selatan Darmawan, S.E.,M.M. dalam kegiatan tersebut mengatakan, bahwa silaturahmi antara Ketua Dewan Pembina Adat Kabupaten OKU Selatan bersama 57 Pemangku Adat ini dihadiri oleh seluruh Koordinator Wilayah Adat dari Enam Suku, Pengurus Dewan Pembina Adat, dan Pengurus Pemangku Adat Se Kabupaten OKU Selatan di 19 Kecamatan. Dikatakannya, bahwa kebudayaan Alam Gemesir yang merupakan warisan budaya dan adat istiadat Ranau ini akan ikut serta dalam parade budaya pada HUT Taman Mini Indonesia Indah.
Dalam kesempatan ini kadin mengatakan, akan segera dibentuk Tim Ahli Cagar Budaya OKU Selatan. Kepengurusannya sendiri terdiri dari Budayawan, Sejarahwan dan Arkeolog. Nantinya Tim Ahli yang dibentuk ini akan disertifikasi. Sementara itu Ketua Pelaksana Dewan Pembina Adat Kabupaten OKU selatan H Hasan MK, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati dan Wakil Bupati OKU Selatan, untuk bersilaturahmi dengan Para Pemangku Adat. Ia juga menyampaikan usulan dan harapan terkait pembangunan rumah adat di tiap Kecamatan.
Harapan kami kepada Bupati dan Wakil Bupati agar dibangun rumah adat di setiap kecamatan, supaya nantinya ada tempat atau rumah adat yang menjadi tempat para generasi muda OKU Selatan untuk belajar adat istiadat dan budaya OKU Selatan,” harapnya. Sementara itu Bupati OKU Selatan Popo Ali.M.B,.Commerce menyampaikan, mudah-mudahan dengan silaturahmi ini akan semakin mendekatkan para pembina dan pemangku adat. Hal ini tidak lain untuk memajukan Kabupaten OKU Selatan dari segi pariwisata dan adat istiadat serta kebudayaan. Saya mengajak kepada para pemangku adat untuk menjadi contoh, dan memberikan wawasan kepada masyarakat terkait kepatuhan terhadap protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” ucapnya
Terkait pengadaan alat Alam Gemesir, Bupati menyampaikan bahwa kegiatan kebudayaan ini menjadi komersil, ini akan ditampilkan diberbagai festival, sehingga menjadi magnet serta daya tarik. Menanggapi harapan dari Ketua Pelaksana Dewan Pembina Adat terkait Rumah Adat, Bupati menyatakan bahwa hal ini akan menjadi perhatian dan akan dikonsepkan. Rumah adat yang telah ada juga akan dijadikan tempat pameran, tempat benda-benda adat dan budaya OKU Selatan. Yang paling penting, rumah adat ini menjadi tempat para generasi muda OKU Selatan untuk belajar adat istiadat dan budaya OKU Selatan,” ucapnya. Selanjutnya, Bupati dan Wakil Bupati OKU Selatan serta Ketua Pelaksana Dewan Adat, menyerahkan Alat Alam Gemesir kepada 3 Ketua Pemangku Adat, diantaranya Kecamatan Banding Agung, Kecamatan Warkuk Ranau Selatan dan Kecamatan Buay Pematang Ribu Ranau Tengah.
Sumber Berita Harian OKU Selatan (23/9/2020)